ADS

Putrinya masuk Islam, seorang ibu tega menikam putri kandungnya Sendiri.

Share:

 

Gambar oleh  Engin Akyurt  dari Pixabay  

Behiye baru dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena putrinya, menikah secara diam-diam. Saat pembunuhan pembunuhan, Behiye, seorang ibu berusia 54 tahun, lolos dari hukuman penjara tiga tahun yang penting karena sengaja menyerang putrinya, Sara, 19 tahun. Hakim Pengadilan Kriminal Brussel menilai bahwa hukuman ini harus membuat ibu sadar bahwa perilakunya tidak dapat diterima.

Fakta tertanggal 13 Maret 2016. Hari itu, Behiye diundang ke keluarga suami baru putrinya, Sara, agar keadaan pernikahan ini, yang dapat dijelaskan secara diam-diam. Sehari sebelumnya, gadis muda itu telah menjelaskan kepada orang tuanya bahwa dia ingin melarikan diri untuk merasakan sepenuhnya kisah cintanya dengan Enis, seorang pemuda beragama Islam. 

Baca Juga :  Doktor Teologi, Mantan Imam Katolik Roma Asal Jerman Masuk Islam Karena Hatinya Tergugah Mendegar Azan Di Masjid Al-Aqsha

Sebuah berita yang sangat buruk diambil oleh orang tua Sara, tidak mendukung bahwa dia bisa masuk Islam ketika seluruh lingkungan beragama Kristen Ortodoks.

Begitu sampai di keluarga pemuda itu, ibu Sara memanfaatkan momen berduaan dengan putrinya untuk mencabut pisaunya dan menusuknya. Gadis muda itu menjadi korban beberapa luka, satu di bawah dagu dan satu lagi, lebih dalam, setinggi perut.

Baca Juga :  Gelandang Arsenal Thomas Partey Mengumumkan Masuk Islam Disebuah Masjid Di London

Sang ibu, yang dibela oleh pengacara Olivier Martins, menjelaskan bahwa dia akan kehilangan uangnya, karena takut tidak melihat lagi putrinya. Dia lolos penangguhan hukuman penuh. Pengantin wanita tidak ingin melihatnya lagi.


Sumber : dhnet.be



Tidak ada komentar