ADS

Bukti Kebenaran Al Qur'an Tulang Belakang dan Dada

Share:

gambar dari pixabay
 

Sejak Al Qur'an di turunkan, semua orang, baik mukmin maupun kafir, telah mengetahui bahwa ilmu pengetahuan dan bukti-bukti keajaiban yang terkandung di dalam Al Qur'an betul-betul merupakan hal yang berada di luar kemampuan dan kesanggupan manusia. Semua orang tahu bahwa Al Qur'an di turunkan sebagai mukjizat penutup dari semua bentuk mukjizat sebelumnya yang menjadi bukti kebenaran para nabi dan rasul. https://informasiduniaislam01.blogspot.com/


Bukti otentisitas ini adalah banyaknya penghafal Al Qur'an yang terus lahir ke dunia, dan pengkajian ilmiah terhadap ayat-ayatnya yang tak pernah berhenti. Meski Al Qur'an diturunkan 14 abad lalu, namun ayat-ayatnya banyak yang menjelaskan tentang masa depan dan bersifat ilmiah. Bahkan dengan kemajuan ilmu dan teknologi saat ini, banyak ayat-ayat Al Qur'an yang terbukti kebenarannya. Para Ilmuwan telah berhasil membuktikan kebenaran itu melalui sejumlah eksperimen penelitian ilmiah. Salah satu fakta ilmiah Al Qur'an yang dihimpun dari berbagai sumber ternyata sesuai dengan Al Qur'an. 

Baca juga : Mukjizat Al-Qur'an terhadap Syariat

Air Terpancar, Tulang Belakang, dan Tulang Dada

"Maka hendaklah manusia memerhatikan dari apa yang diciptakan. Dia diciptakan dari air (mani) yang terpancar, yang keluar dari antara tulang punggung (sulbi) dan tulang dada. Sungguh, Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup setelah mati) (QS. ath-Thariq 86 : 5-8)

Testis dan indung telur di dalam janin pada tempat ginjal (sudut pertemuan antara tulang belakang dan tulang dada) kemudian turun bersama semua ototnya ke bagian bawah perut.

Imam ath-Thabari menuturkan bahwa para ahli tafsir berbeda pendapat dalam mengartikan kata at-tara'ib (tulang dada). Di antara mereka ada yang berpendapat bahwa at tara'ib adalah tempat meletakkan kalung pada dada perempuan. 

Baca Juga : Bukti Kebenaran Al Qu'ran Lima Tahap Pembentukan Janin

Setelah mikroskop ditemukan, sebuah mukjizat agung yang terdapat di dalam Al Qur'an berkenaan dengan masalah itu terkuak.

Ternyata "air yang terpancar" (al-ma ad-dafiq), baik pada laki-laki maupun perempuan, keluar dalam keadaan murni atas batuan otot-otot kelenjar yang terdapat di dalam indung telur (ovarium) atau testis, dan kemudian turun "dari antara sulbi (tulang belakang) dan tulang dada"-yang merupakan tempat organ ginjal-secara bertahap di sepanjang masa kehamilan, sampai akhirnya testis (bagi laki-laki, pen) atau indung telur (bagi perempuan, pen) menetap di tempatnya yang baru pada bagian bawah perut.



Tidak ada komentar